Terharu sekali nyobain resep cimol homemade ini langsung sukses *sobs*
Jajanan ala anak SD memang ngangenin, ya, walau higienitasnya seringkali enggak jelas. Cimol contohnya. Jajanan asal Bandung yang murah meriah dan berbahan aci (tapioka a.k.a. tepung kanji) ini asyik banget dimakan hangat-hangat pakai tusukan sate. Bumbu taburnya itu, lho, asupan micin untuk otak. Kopong dan kenyal-kenyal enyoyy.
Cimol dan cilok sering tertukar-tukar. Sama-sama bulat, berbahan aci, dan dari Bandung, sih. Kalau saya, biar gampang, ingatnya cimol itu kering, cilok itu basah. Maksudnya, cimol itu digoreng, kopong, kenyal, dan bertabur bumbu bubuk. Kalau cilok biasanya direbus atau dikukus, enggak kopong, lembut, dan disajikan dengan saus kacang.
Untuk anak-anak di rumah, lebih aman bikin sendiri. Bahannya mudah didapat dan cara bikinnya gampang, kok. Perlu kesabaran aja pas bulet-buletinnya. Tapi bisa jadi aktivitas sama Si Kecil, nih. Jadi kayak plastisin alias play dough gitu.
Takut cimol meledak waktu digoreng? Tenang... Saya udah dua kali mencoba resep ini dan selalu berhasil tanpa meledak. Ngeri juga kalau dapur jadi medan perang penuh letusan cimol!
Takut cimol meledak waktu digoreng? Tenang... Saya udah dua kali mencoba resep ini dan selalu berhasil tanpa meledak. Ngeri juga kalau dapur jadi medan perang penuh letusan cimol!
Cuss bikin!


















