27 December 2011

Sultana, Bukan Kismis Biasa!


Salah satu oleh-oleh haji wajib adalah kismis sultana. Kismis berwarna emas ini rasanya manis. Lalu, apa bedanya dengan kismis biasa?

Sultana. Foto: foodylife.com

20 December 2011

Cuka Manis Asal Italia, Balsamic Vinegar


-->
Balsamic vinegar terbilang aneh jika diartikan secara harfiah ke dalam Bahasa Indonesia: cuka balsam. Namun, cuka ini beda dengan cuka dapur yang sering kita temui. Rasanya manis, sehingga cocok dituang ke atas dessert. Penasaran sebenarnya balsamic vinegar ini terbuat dari apa? Baca artikel berikut ini.

Balsamic vinegar. Foto: lacanovadelvino.com

14 November 2011

Pesta Sushi di Sushi Tei

Jum'at, 4 November lalu, saya dan keluarga merayakan ulang tahun ibu saya di Sushi Tei Central Park. Saya ingin berbagi foto makanan yang kami pesan.

Avocado Maki Ebikko
Avocado and cucumber with smelt roe.
Harga: Rp 17.000
Rasa: 3,5/5



Ragusa, Es Krim Klasik ala Italia

Anda pecinta es krim atau suasana tempo dulu? Mampirlah ke Ragusa di Jalan Veteran No. 10, Jakarta Pusat, tepat di sebelah masjid Istiqlal. Di sini Anda akan mendapatkan keduanya: es krim dengan resep asli Italia dan suasana restoran yang akan membawa kita bernostalgia.

Ragusa, tampak depan








06 November 2011

Seragam Pesta

Busana pesta tak pernah memiliki seragam, mengapa harus tampil sama saat berpesta?
Oleh: Fabianda Soegiarto*

Pada suatu keriaan pesta di tempat paling hip di Jakarta, berkumpul wanita cantik dengan balutan busana terbaik. Busananya dari keluaran label internasional paling hit di musim itu, wajahnya bersinar cantik hasil perawatan teknologi kecantikan kelas wahid, tubuhnya pun harum semerbak memperkokoh pencitraan dari kebanyakan kalangan fashion: elegan. Pasalnya malam itu adalah pesta pelansiran butik yang baru 'mendarat' di Jakarta. Pesta peresmian label fashion tersebut menyebar undangan dengan kode busana yang harus dipatuhi: Bringing Sexy Back! Alhasil di wall of fame tempat acara itu berlangsung, terlihat perempuan-perempuan cantik berpose bersama dengan balutan busana bernuansa sensual.

Rata-rata mereka mengenakan bondage dress yang ikonik ciptaan label fashion Herve Leger kreasi Max Azria atau juga busana bersiluet yang menyerupainya. Gaun malam tersebut berpotongan mini, bahkan super mini, dengan desainnya yang ketat mengikuti lekuk tubuh dan bagian depan yang memamerkan belahan dada. Kelompok sosialita muda tersebut pun beralas kaki sama, pump shoes bersol merah yang legendaris dan harganya bisa membeli satu motor seri terbaru. Gaya rambutnya juga sama, digerai dengan tatanan volume hasil tatanan hair stylist dari salon-salon kelas atas. Di saat sesi cocktail sebelum acara dimulai pun sampai-sampai attitude mereka seragam: 'cipika-cipiki' (cium pipi kanan dan kiri) saat bertemu teman-temannya yang juga diundang di acara tersebut. Gaya tertawanya sering terlihat tidak lepas. Sesekali mereka mengibaskan rambutnya ke belakang. Sapaannya bisa setipe dengan sapaan paling manis di pergaulan Ibukota dalam Bahasa Inggris: "Hi Babe, how are you? You look fabulous!" Sungguh mengesankan.

Saat akhir acara, yang punya acara naik ke pentas untuk mengumumkan best dressed dari tamu yang hadir malam itu. "And the best dressed for this night is Miss Daphne Guiness!" Dengan langkah percaya diri dan berbahagia perempuan itu naik ke atas panggung menerima hadiah produk dari label fashion yang punya acara malam itu. Perempuan itu mengenakan busana malam berpotongan panjang menutupi leher dan lengan dengan material sutera transparan berpalet hitam yang mengilap dan memperlihatkan busana dalam sejenis body suit yang terlihat samar-samar. Tata rambut up do, alas kakinya ankle boot hitam, dan lehernya bertabur perhiasan batuan kristal berdesain maksimalis. Kelompok sosialita yang duduk di baris depan dengan gaya yang seragam tersebut pun turut bertepuk tangan dan saling menoleh kanan-kiri kepada teman-teman yang duduk di sampingnya dengan wajah keheranan dan tak menerima kenyataan.

Mengapa harus seragam? Dress code pada gelaran pesta memang sewajarnya harus dipatuhi untuk menghargai yang punya hajatan. Namun mempresentasikan kode busana yang diminta untuk suatu pesta tak harus sama, bukan? Bila kode busana pada cerita di atas meminta tampilan busana seksi bukan berarti gaya busana bernuansa sensual tersebut hadir melalui mini dress dan memamerkan bagian dada yang membuat setiap pria yang melirik Anda ingin menerkam dan berimajinasi. Busana bernapas seksi bisa hadir dengan gaun panjang seperti si pemenang busana terbaik.

Busana seksi bisa hadir dengan elegan dengan eksplorasi material transparan, mengekspos bagian punggung belakang, atau motif bernapas sensual seperti animal prints hingga ke aksesori-aksesori pelengkapnya. Anda diminta untuk kreatif soal berbusana agar pilihan dan gaya berbusana Anda sangat individual hingga bisa naik ke atas panggung dengan gelar busana terbaik. Referensi dan frekuensi Anda 'bermain' pada elemen busana dijamin bisa membuat Anda mahir soal berbusana dan akan menonjol di kelompok Anda dengan selera personal.

Sekali lagi, keseragaman dalam berbusana terutama saat berpesta membuat rekaman foto tak semarak, bukan? Gaya busana yang variatif pada tamu undangan memperlihatkan keindahan dan kesuksesan ranah fashion bagi Anda. Jangan jadikan dress code sebagai jebakan untuk tampil seragan. "Eh kamu pakai baju apa nanti malam?" sambil sibuk bertanya dan mengecek teman-teman agar tampil seperti kebanyakan.
_______________________________________________________________________

*) Sebuah artikel menarik yang saya salin dari majalah 360 edisi Oktober-November 2011.

01 November 2011

Serba-serbi Lampung

Ini cerita tentang lebaran di Lampung, September 2011 lalu, namun baru sempat ditulis sekarang.
____________________________________________________________

27 September 2011

Puding Mini Berwarna-warni

Saya doyan makan agar-agar, jeli, atau puding. Bentuknya yang kenyal, rasanya yang manis, segar, dingin, dan berwarna-warni, menarik bagi saya si sweet tooth. Tidak cuma makan, saya juga senang berkreasi membuat agar-agar dan sejenisnya. Lagipula, cara pembuatannya praktis dan mudah.

Saat lewat daerah Meruya, saya melihat sebuah toko baru yang menarik perhatian, 'Sweet Mom Mini Pudding'. Gedungnya berwarna biru dan pink. Saya berniat suatu saat akan mencoba datang ke sana.

26 September 2011

Surga Kecil Bernama Rumah Durian Harum

Saya penggemar berat durian, tapi kesempatan untuk merasakan nikmat surgawi buah ini tidak selalu datang. Pertama, mahal. Kedua, orang tua saya tidak boleh sering-sering atau banyak-banyak mengonsumsi durian. Kolesterol katanya.

Hasrat yang ditahan-tahan menyebabkan rindu. Jika pada akhirnya bertemu, momen itu berasa sangat berharga, bukan? Itulah yang saya rasakan saat akhirnya saya melepas rindu dengan mampir ke Rumah Durian Harum yang terletak di Jalan Panjang, dekat perempatan Pos Pengumben, Jakarta Barat.


15 September 2011

Roppan, Ketika Roti Tawar Naik Kelas

Suatu ketika, saat sedang berjalan-jalan di Living World, Alam Sutera, saya menemukan restoran yang menarik. Sajiannya berupa roti diberi topping macam-macam, dipamerkan di balik kaca display. Sekilas mirip J.Co, hanya bedanya yang ini roti, sedangkan yang itu donat, tapi sama-sama diberi topping. Sungguh menggiurkan. Namun karena tidak sempat, saya hanya meminta brosurnya. Nama restorannya: Roppan. Roti Panggang Jepang.

Di kemudian hari, saya menemukan bahwa Roppan ini milik orang Indonesia bernama Johnny Andrean. Ya, Johnny Andrean yang punya salon itu, yang punya Breadtalk itu, yang punya J.Co itu.


27 August 2011

Resep: Pizza Alakazam

Awalnya saya ingin mempraktikkan resep yang ada di sebuah majalah, tapi karena keterbatasan bahan, saya memodifikasi resep ini dan memberinya nama Pizza Alakazam. Kenapa? Karena tampilan dan rasanya mirip pizza, namun membuatnya relatif mudah, semudah mengucap mantra 'alakazam!'.

Bahan:
5 lembar roti tawar
2 butir telur
125 ml susu cair
75 gram kornet
3 sdm saus tomat
100 ml air
50 gram jamur kancing, iris-iris
2 lembar smoked beef, iris-iris
1/2 buah jagung manis, sisir, rebus hingga matang
100 gram keju cheddar, parut
5 sdm mayones, masukkan ke plastik, lubangi ujungnya kecil saja
5 sdm saus pedas manis, masukkan ke plastik, lubangi ujungnya kecil saja
Garam secukupnya
Margarin secukupnya untuk menumis

Alat:
Wajan
Wajan Happy Call

Cara membuat:
1. Kocok lepas telur, masukkan susu, tambahkan garam.
2. Celup roti satu per satu.
3. Panaskan margarin di atas wajan Happy Call. Tumis roti hingga kecokelatan kedua sisinya. Sisihkan.
4. Di wajan tadi, tumis jamur dan smoked beef dengan margarin secukupnya sampai agak kecoklatan. Angkat.
5. Campur kornet, saus tomat, dan air di dalam wajan. Masak dan aduk-aduk hingga mendidih. Angkat.
6. Oleskan campuran kornet ke atas roti. Taburi smoked beef, jamur, jagung, dan parutan keju.
7. Masukkan roti ke dalam Happy Call. Tutup. Panggang dengan api sedang selama +/- 5 menit. Angkat.
8. Coret-coret roti dengan mayones dan saos pedas manis. Sajikan hangat.

Tips:
- Jangan rendam roti agar tidak lembek. Cukup dicelup saja.
- Bahan pelengkap dapat diganti sesuai selera.


Makan Sederhana di Nasi Uduk Ayam Goreng Sederhana

Beberapa waktu lalu, saya dan keluarga mampir ke sebuah rumah makan di daerah Joglo, Jakarta Barat, untuk berbuka puasa. Agaknya kami datang terlalu cepat, sekitar pukul 17.00. Rumah makan tersebut terlihat sepi.

Tampak depan

04 August 2011

Mie Tarik dan Teh Tarik

Hari ini, menjelang berbuka puasa, saya dan teman-teman berkeliling mencari tempat makan di Grand Indonesia. Akhirnya kami memutuskan makan di Food Louver karena banyak pilihan. Mereka merekomendasikan Mie Tarik Laiker. Penasaran, saya ikut memesan di sana.

25 July 2011

White Caramellita & Turqoise Twist di Gelateria & Lounge

Jum'at sore yang lalu, saya bersama seorang teman ingin ngemil di daerah Santa, Jakarta Selatan. Sempat bingung karena di sana lebih banyak restoran, akhirnya kami menemukan Eaton dan My Pancake yang berada satu gedung. Kami pun mampir.

Sop Duren dan Bakmie Enak di Mal Ambassador

Sore hari kemarin, saya dan keluarga mampir ke food court Mal Ambassador, Kuningan. Ibu saya sedang ingin makan bakso atau bakmie. Kami kemudian memesan makanan di sebuah kios kecil yang letaknya di ujung, berdekatan dengan Kantor Pengelola. Ibu memesan bakmie dan pangsit rebus, sementara adik saya memesan bakmie dan pangsit goreng. Saya melihat-lihat menu, kemudian tertarik memesan 'sop duren'. Saya senang mencoba menu yang kelihatannya unik, apalagi saya memang sedang ngidam durian.


17 July 2011

My Pancake




Melihat namanya, kita akan menebak bahwa menu utama restoran ini adalah pancake. Ternyata tidak juga. Saat membuka buku menu, pancake justru ada di halaman ke sekian. Pilihan menu pancakenya pun sama banyak dengan pilihan salad, starter, steak, rice, dan pasta. Tak heran, tagline restorannya saja ‘My Pancake: Ribs, Pasta, Desserts’.

Pancious


Merupakan restoran yang terkenal dengan pancake-nya. Meski begitu, menu yang disajikan tidak melulu pancake manis dan pancake gurih. Ada pula toast, appetizer, pasta, burger, dan steak.


16 July 2011

Pancake Parlour


Restoran ini menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman. Pilihan pancake-nya juga banyak, bahkan ada kategori ‘Chocolate Lovers’ buat penggila cokelat. Di restoran ini tidak ada wafel. Rasa es krim dan jumlah tumpukan pancake juga sudah ditentukan.


Sushi Naga

Diambil dari: http://img89.imageshack.us/img89/3748/dsc00570i.jpg

Destinasi Wisata Kuliner Bandung: Paskal Food Market

Minggu (10/7) lalu, saya dan seorang teman berwisata kuliner di Bandung. Kami meminta rekomendasi dari supir taksi. Dia menanyakan apakah kami pernah mampir ke Paskal di daerah Pasir Kaliki dan kami jawab tidak. Dia bilang di sana ada "1001 macam jenis makanan". Penasaran, kami meminta Pak Supir mengantar kami ke sana.

Di depan, kami melihat mal bertulisan 'Paskal Hypersquare'. Awalnya kami pikir mal itulah tujuan wisata kuliner yang dimaksud. Ternyata taksi bergerak terus ke belakang mal, melewati bangunan setengah jadi, sampai ke ujung. Di sana kami melihat sebuah ruangan terbuka, air mancur, kursi-kursi, dan tenda-tenda. Mirip taman. Namanya 'Paskal Food Market'.

View dari depan

13 July 2011

Wafel Unik dari Bandung




Wafel biasanya disajikan seperti pancake, diberi es krim, buah, dan sirup. Namun ada pula yang menjual wafel isi krim, kemudian ditusuk seperti sate. Nah, wafel yang ini memadukan keduanya.



Fakta, Trivia, dan Kandungan Cokelat

·         Perkebunan cokelat pertama diperkirakan sudah ada sejak tahun 600 M di lembah Yukata. Penanamnya adalah suku Maya di Amerika Selatan.

·         Pada tahun 1200 M, suku Aztec menggunakan biji cokelat sebagai alat tukar. Spanyol melakukan hal yang sama pada tahun 1625.
·         Konon, Kaisar Aztec Montezeuma meminum 50 kendi minuman cokelat per hari.
·         Cokelat putih pertama kali dibuat pada tahun 1930. Bahan-bahannya gula, susu bubuk, dan cocoa butter. Karena zat antioksidan ada di cokelat pekat, maka cokelat putih tidak seawet cokelat susu. Penyimpanannya pun tidak boleh sembarangan. Cokelat putih tidak boleh dibungkus dengan pembungkus transparan, karena cahaya akan mempercepat pembusukan lemak susu.
·         Dulu cokelat dianggap sebagai barang berharga dan hanya dikonsumsi oleh orang-orang kaya dan bangsawan.

Teori Konsep Keredaksian Majalah

Slogan (Tagline)
Slogan selalu diletakkan di sampul depan dan di semua materi publikasi. Misalnya Majalah Sedap, ‘Paduan Citarasa dan Seni Kuliner’. Slogan yang tidak terlalu mengikat sering digunakan di bisnis pers, seperti Press Gazette, “The Weekly for All Journalist(Morrish, 1996: 31).

Jumlah Halaman
Morrish (1996: 47) mengatakan bahwa majalah yang terlalu banyak isi dapat membuat khalayak malas membaca, bahkan malas membuka tiap halaman. Mereka tidak selalu memiliki banyak waktu untuk membaca. Oleh karena itu, jumlah halaman harus dibuat pas, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit, sesuai kebutuhan pembaca.


Sejarah dan Jenis-jenis Majalah

Sejarah Majalah secara Umum
Majalah (magazine) adalah penerbitan berkala yang berisi artikel, cerita, dan sebagainya. Kata ‘magazine’ berasal dari Bahasa Perancis ‘magasin’ yang berarti gudang atau ruang tempat menyimpan sesuatu. Majalah pertama kali diperkenalkan di negara tersebut pada abad ke-17. Karakteristik majalah yang dikenal pada masa itu adalah variasi tulisannya. Kini majalah dapat dibedakan dari koran dan buku berdasarkan format, ragam isi, dan target khalayak yang lebih spesifik (Rivers, 1983: 5).

29 May 2011

Tim UI Memenangi Kompetisi Debat

“SETIAP tahun anggota dewan bertambah banyak. Gedung MPR/DPR lama sudah tidak cukup menampung mereka,” kata pria berjaket kuning. Pernyataan tersebut disanggah wanita berjaket biru tua, “Anggaran pembangunan gedung tersebut memakan uang rakyat terlalu banyak! Padahal belum tentu performa anggota dewan akan meningkat,” katanya.

Pria dan wanita tersebut bukan anggota partai politik, melainkan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan Sekolah Tinggi Akuntasi Negara (STAN) yang sedang mengikuti final Kompetisi Debat Bahasa Inggris Antarmahasiswa di Balairung UI, Rabu (25/5). Bersama tim dari perguruan tinggi masing-masing, mereka berhasil menyisihkan peserta dari Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Bakrie, Universitas Atmajaya, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjajaran (Unpad), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).


26 January 2011

Kisah Kreatif Panitia Pencari Dana

Sekumpulan mahasiswa berjaket almamater duduk manis di sebuah studio televisi. Mereka tepuk tangan, tertawa, dan bertampang serius sesuai aba-aba dari floor director. Kameramen sibuk mengabadikan setiap ekspresi tersebut. Setelah presenter menyatakan acara usai, para mahasiswa bubar. Satu orang menghilang, dan kembali dengan membawa amplop berisi sejumlah uang. Tidak, isi amplop tersebut tidak dibagikan ke setiap mahasiswa yang datang, tapi disimpan sebagai pemasukan kepanitiaan kampus.

11 January 2011

Fakta Unik Tato

 ·         Asal Mula Istilah Tato

Istilah ‘tato’ berasal dari bahasa Tahiti ‘tatau’, yang berarti ‘menandai’. Konon ‘tatau’ adalah kata onomatopoeic, atau kata yang dibentuk berdasarkan bunyi. ’Tat’ merujuk pada ‘ketukan’ instrumen tato ke dalam kulit, sedangkan ‘au’ adalah teriakan orang yang kesakitan saat ditato. Dengan kata lain, tato adalah tanda/desain permanen yang dibuat dengan cara memasukkan pigmen ke dalam lapisan dermis melalui irisan di lapisan kulit paling atas.